Suara Sementara, Iyeth Bustami Idola di Bengkalis

Rabu, 09 April 2014 - 00:00:11 WIB
Share Tweet Google +

loading...

Bengkalis - Perolehan suara Iyeth Bustami penyanyi kondang asal Kota Bengkalis yang menjadi calon legislatif (caleg) DPR RI dari Partai Kebangkitan Bangsa, untuk sementara melejit. Iyet yang didudukkan pada nomor urut dua di PKB untuk sementara melejit di sejumlah TPS di Kota Bengkalis.

Selain Iyeth, nama kondang seperti Jhon Erizal dan Wan Syamsir Yus (PAN), Hj.Emmalia Natar (Golkar), Khairul Anwar (PKS), Zulkifli AS dan Normansyah Wahab (Nasdem) serta Rita Zahara (Partai Gerindra) juga memperoleh suara signifikan disejumlah TPS di kota Bengkalis.

Pantauan di TPS 7 Kelurahan Bengkalis Kota, Iyeth Bustami memperoleh terbanyak 42 suara, disusul Emmalia Natar caleg nomor urut 4 dari Golkar dengan 28 suara, posisi ketiga Jhon Erizal 27 suara, Khairul Anwar (PKS) dengan 11 suara dan ditempat kelima Normansyah Wahab 9 suara.

Sementara itu di TPS 8 Bengkalis Kota, Iyeth kembali meraih suara signifikan, disusul Emmalia Natar, Jhon Erizal, Zulkifli As, Khairul Anwar, Ribut Susanto (PAN), Rita Zahara, Normansyah Wahab dan Wan Syamsir Yus. 

Sedangkan di TPS 4 Desa Senggoro kecamatan Bengkalis yang merupakan wilayah kediaman orang tua Jhon Erizal, mantan cagubri itu memperoleh suara sangat signifikan, disusul Iyeth Bustami, Emmalia Natar, Zulkifli AS, kemudian Wan Syamsir Yus, Khairul Anwar, Rita Zahara dan sejumlah caleg lainnya.

Sampai Rabu (9/4) petang penghitungan suara untuk kursi DPR, DPD, DPRD Riau, DPRD Bengkalis masih berlangsung.

Untuk caleg DPR RI pertarungan di dapil Riau 1 melibatkan nama-nama kondang yang sudah dikenal luas masyarakat. Seperti dua mantan walikota Dumai, Wan Syamsir Yus dan Zulkifli AS, mantan cagubri Jhon Erizal, mantan Wakil Bupati Bengkalis Normansyah Wahab, mantan Sekda Rohul Nurhasyim, mantan anggota DPR RI dari PBB M.Tonas, artis Iyeth Bustami serta incumbent dari Partai Demokrat Sutan Sukarnotomo dan Khairul Anwar (PKS). 

Juga ada para pendatang baru seperti Effendi Sianipar (PDI-P), Rita Zahara, Misran Khanwijaya (Gerindra), Emmalia Natar, Tabrani Maamun (Golkar), Ribut Susanto (PAN) dan lainnya.

Pentauan perolehan suara DPRD dapil Bengkalis-Bantan, lima nama incumbent yaitu Jamal Abdillah (PKS), Indra Gunawan (Golkar), Heru Wahyudi (PAN), Sofyan (PDI.P) dan M.Tarmizi (PPP) berpeluang kembali mendulang suara maksimal untuk kembali menjabat wakil rakyat. 

Namun sejumlah pendatang baru seperti Mustafa Alwi, Ruslan dan Hera Triwahyuni (Golkar), Zulhelmi (PKS), Indrawan Sukmana, Oce Saputera, Desi Lusianti, Akramudin Nur (Gerindra), Asriyalmi, Asmara Jaya (Nasdem), Lailatul Hida, Firman, Syafrudin (PPP), Aziar Azroy, Atbel (Hanura), Syaukani, Zamzami (PAN), Basri, Irmi Syakip Arsalan (PKB) dan nama kondang mantan Sekda Bengkalis Sulaiman Zakaria (Demokrat) disebut-sebut juga berpeluang meraih kursi terhormat di DPRD Bengkalis.

Untuk DPRD Provinsi Riau, kandidat yang berpeluang besar merebut 11 kursi dari dapil kawasan pesisir meliputi Bengkalis-Dumai dan Kepulauan Meranti antara lain Bagus Santoso, Darmizal, Salfian Daliandi (PAN), Abdul Vaattah, Johar Firdaus, Abdul Rahman Jantan, Dinawati (Golkar), Mira Roza, Mukti Sanjaya (PKS), Eddy M Yatim (Demokrat), Hardianto, Nurzaman (Gerindra), Tengku Nazlah Khairati (PPP), Rosfian (PKB), Suhendri Asnan (PDI.P).

"Pertarungan memperebutkan kursi di DPRD Bengkalis, DPRD Riau, DPR dan DPD cukup sengit. Perolehan suara sejumlah caleg unggulan yang sudah dikenal luas masyarakat saling mengungguli di beberapa TPS, seperti Iyeth Bustami dan Emmalia Natar yang mendapat suara mengejutkan di pulau Bengkalis. Selain ada John Erizal, Zulkifli AS, Wan Syamsir Yus, Tabrani Maa’mun untuk DPR RI," kata Sutrisno salah seorang warga desa Senggoro, Rabu (9/4).

Sementara itu, Komisioner KPU Bengkalis, Khairul Saleh yang dikonfirmasi terkait pelaksaan pileg tahun 2014 di Kabupaten Bengkalis, mengaku berjalan aman dan lancar, tidak ada gangguan berarti sejauh ini diseluruh TPS. 

Soal partisipasi warga yang menggunakan hak pilihnya, ia belum dapat memastikan, karena penghitungan akhir berada di tingkat kabupaten. 

Penghitungan suara menurutnya dimulai dari DPR, DPD kemudian DPRD Provinsi Riau dan terakhir DPRD Kabupaten Bengkalis.

"Prosesi penghitungan suara bisa berlangsung sampai larut malam. Karena ada empat jenis kertas suara serta jumlah caleg yang mencapai ratusan orang secara keseluruhan, membuat penghitungans ecara manual tidak bisa digesa hanya beberapa jam. Soal hasil penghitungan, paling cepat baru tengah malam atau besok (hari ini,red), baru dapat diketahui," jelas pria yang akrab disapa Atah ini.

Disampaikan Atah lagi, setelah proses penghitungan suara di TPS-TPS selesai, dilanjutkan dengan rapat pleno di PPS yang dijadwalkan baru dilaksanakan dua atau tiga hari setelah hari H. 

Kemudian seluruh rekap suara dikumpulkan di PPK (kecamatan), barulah kemudian dilakukan rapat pleno pengumuman hasil perolehan suara serta perolehan kursi di DPRD Bengkalis yang akan dilakukan KPU Bengkalis. [rdi]

loading...

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT