Hot Topic

Puluhan Honor Pemda Ngadu Ke DPRD Meranti


Puluhan Honor Pemda Ngadu Ke DPRD Meranti
03 April 2012

Kemarin Senin (02/04/12) puluhan tenaga honorer mendatangi Kantor Sekdakab Kepulauan Meranti. Selasa (3/4/12) sekitar pukul 10.20 WIB, puluhan tenaga honorer kategori 1 (K1) dilingkungan Pemkab Kepulauan Meranti mendatangi kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten  Kepulauan Meranti untuk melakukan dengar pendapat dengan anggota Komisi I.

Puluhan tenaga honor Pemkab ini mendesak para wakil rakyat yang membidangi masalah kepegawaian yaitu kepada para wakil rakyat yang duduk di komisi I DPRD Meranti untuk memperjuangkan nasib mereka.

"Pengumuman di internet, negeri sipil (PNS) yang lolos hanya 192 orang dari 372 tenaga honor daerah yang diajukan oleh Badan Pegawaian Sekretariat Daerah Kabupaten kepulauan Meranti. Pengangkatan banyak kami yang sudah bertahun tahun mengabdikan diri menjadi pegawai honor didaerah ini mendesak kepada para wakil rakyat untuk ikut memperjuangkan nasib kami," ujar Solehin, salah seorang calon yang gagal lolos.

Tambahnya, diantara kami yang mengajukan database untuk CPNS banyak yang tidak lulus. Padahal semua persyaratan terkait pengajuan telah kita lengkapi sama halnya seperti yang dilakukan oleh daerah lain. Termasuk  halnya bagi mereka yang lulus berdasarkan pengumuman itu.Dalamhal ini kami merasa tidak  ada ketidak adilan.Heranya ada yang sudah meninggal beberapa tahun lalu,Namun Namanya dicantumkan sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) versi internet. Bahkan ada honorerdaerah yang baru lulus SLTA pada tahun 2005, dalam pengumuman itu masuk namanya.

Sementara M Tofikurrahman, Ketua DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti selalu pimpinan dengar pendapat yang di gelar oleh puluhan tenaga honor dengan komisi I DPRD Meranti didampingi  Edi Masyudi anggota komisi I Sekretaris Komisi I, Dedi Putra SHi, dan Afrizal ik pada calon yang tidak lolos, pihaknya berjanji akan mencari jalan solusi terbaik atas persoalan ini. Sebagai wakil rakyat tidak akan mendiamkan permasalahan ini.

"Bagaimanpun kita ketahui jika suatu daerah memiliki banyak pegawai. Maka akan banyak pula dana dari pusat yang diterima daerah ini. Jadi tidak ada ruginya banyak pegawai didaerah ini. Kan pemerintah pusat yang bayar, namun harus sesuai mekanisme dan manfaatnya," ujar M  Taufikurrahman.**def


Kunjungi Juga Versi Mobile di m.metroterkini.com


IKLAN ANDA INDEX
Berita Terkait INDEX
Data Tenaga Honor Perlu Ditinjau Ulang

Data Tenaga Honor Perlu Ditinjau..

Sejumlah kalangan masyarakat, terutama dari tenaga honor daerah yang selama ini mengabdi di Kabupaten Kepulauan Meranti meminta

Demo Mahasiswa di DPRD Meranti Dicuekin

Demo Mahasiswa di DPRD Meranti..

Harapan sejumlah mahasiswa yang melakukan aksi demo didepan gedung DPRD Kepualuan Meranti Riau tidak ditanggapi oleh anggota


comments powered by Disqus